Pisang Menghambat Virus AIDS
Buah pisang diduga kuat memegang peran kunci dalam perawatan baru melindungi diri dari virus AIDS. Dalam percobaan di laboratorium, peneliti menemukan salah satu bahan yang terkandung di pisang yaitu BanLec memiliki potensi yang sama kuat dengan dua obat anti-HIV. Peneliti percaya ini bisa digunakan sebagai terapi murah dan berpotensi menyelamatkan jutaan nyawa. Bahan BanLec yang terkandung tersebut adalah lectin, yaitu suatu bahan kimia alami yang terdapat dalam tumbuhan dan berguna untuk melawan infeksi.
Peneliti dari Amerika Serikat menemukan bahwa lectin yang terkandung dalam buah pisang dapat menghambat infeksi HIV dengan cara menghalangi masuknya virus ke dalam tubuh. BanLec bekerja pada protein amplop (envelope) yang membungkus bahan genetik dari HIV.
Read MorePedoman Nasional Penanggulangan Tuberkulosis 2007
Laporan TB dunia oleh WHO yang terbaru (2006), masih menempatkan Indonesia sebagai penyumbang TB terbesar nomor 3 di dunia setelah India dan Cina dengan jumlah kasus baru sekitar 539.000 dan jumlah kematian sekitar 101.000 pertahun. Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) tahun 1995, menempatkan TB sebagai penyebab kematian ketiga terbesar setelah penyakit kardiovaskuler dan penyakit saluran pernafasan, dan merupakan nomor satu terbesar dalam kelompok penyakit infeksi.
Departemen Kesehatan Republik Indonesia menerbitkan buku Pedoman Nasional Penanggulangan Tuberkulosis ditujukan untuk dijadikan panduan dalam pengelolaan program penanggulangan TB di Indonesia agar berjalan efektif dan bermutu.
Read MorePetunjuk Praktis Terapi Insulin pada Pasien Diabetes Melitus
Penemuan insulin lebih dari 80 tahun yang lalu merupakan salah satu penemuan terb esar dalam dunia kedokteran pada abad ke-20. Saat ini , penggunaan insulin mengalami kemajuan yang pesat. Beberapa kemajuan itu antara lain dalam hal jumlah penggunaan insulin per pasien, perbaikan mutu insulin, dan cara penggunaan insulin. Penemuan insulin dimulai dari jenis yang belum dapat dibuat dengan murni , kemudian insulin manusia yang dibuat dengan rekayasa genetika , sampai insulin analog dengan farmakokinetik menyerupai insulin endogen.
Konsensus Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia 2006
Panduan ini berisikan konsensus pengelolaan dan pencegahan bagi penyandang diabetes yang merupakan revisi konsensus pengelolaan Diabetes Melitus (DM) di Indonesia hasil kesepakatan para pakar DM di Indonesia yang mulai dirintis PB PERKENI sejak pertemuan tahun 1993 di Jakarta. Revisi buku konsensus 2006 adalah revisi ketiga kalinya, setelah revisi buku konsensus pertama tahun 1998 dan revisi kedua tahun 2002. Mengingat sebagian besar penyandang diabetes adalah kelompok DM tipe-2, konsensus pengelolaan ini terutama disusun untuk DM tipe-2, sedang untuk kelompok DM tipe-1 dan pengelolaan diabetes pada kehamilan dibicarakan dalam buku panduan tersendiri.
Penatalaksanaan Demam Berdarah Dengue di Indonesia
Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) telah lama dikenal di Indonesia dan seluruh propinsi di Indonesia telah melaporkan adanya penderita Demam Berdarah Dengue (DBD). Penyakit ini juga banyak dikenal karena banyak menimbulkan wabah dan kematian. Ada banyak faktor yang berhubungan maupun mempengaruhi penyakit Demam Berdarah Dengue. Disamping itu pelayanan kesehatan dituntut untuk membuat diagnosa dini dan penatalaksanaan yang seksama karena menentukan kecepatan kesembuhan pasien dan lama tinggal di rumah sakit.
Berikut ini adalah buku dalam format PDF mengenai penatalaksanaan Demam Berdarah Dengue di Indonesia yang disusun oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia.
Read More